25 Tahun Tak Tersentuh Pembagunan Jalan, Puluhan Warga Desa Panca Arga Datangi Kantor DPRD Dan Kadis PUTR Asahan

Asahan.1newstvgroup.com,-Puluhan Masyarakat Dusun VII, VIII dan IX Desa Panca Arga, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Asahan  untuk menyampaikan keluhan terkait puluhan tahun jalan rusak parah namun pemerintah tak perduli, Selasa (15/11/2022).

 

Kehadiran Masyarakat tersebut langsung diterima Ketua DPRD Kabupaten Asahan Baharuddin Harahap, SH, MH dan di rapatkan dalam Banggar yang perwakilan  masyarakat Desa Panca Arga disampaikan Anggota DPRD Asahan, Wagini dari Fraksi Partai Gerindra untuk menfasilitasi dalam pembahasan jalan rusak parah di Desa Panca Arga agar dapat dirapatkan dan semoga tahun 2023 ini akan dikerjakan.

 

Sementara Kadis PUTR Kabupaten Asahan, Agus Jaka Putra Ginting, SH, MH yang didampingi Kabid Jalan dan Jembatan Haris Rambe, ST, mengatakan, Pasalnya jalan utama di dusun mereka saat ini kondisinya rusak parah dan sudah 25 tahun lebih tidak pernah diperbaiki oleh Pemkab Asahan.

 

“Mohon maaf mungkin selama ini terabaikan, namun permasalahan ini akan menjadi perhatian dan prioritas bagi kami di tahun ke depan”, ucap Kadis PUTR Kab.Asahan.

 

Lanjutnya, Dinas PUTR Kabupaten Asahan akan mengusahakan tentang permasalahan jalan yang rusak di dusun VII, VIII dan IX, ini akan menjadi agenda pembahasan di tahun depan, namun semua pekerjaan tetap menggunakan sumber anggaran dari dana APBD Asahan.

 

“Saya janji dalam waktu dekat Dinas PUTR Kabupaten Asahan secepatnya akan segera turun kelapangan untuk melihat langsung kondisi jalan utama yang rusak. Sabar, semua butuh proses dan tidak semudah membalikkan telapak tangan”, ucap Kadis PUTR Kab.Asahan.

 

Salah seorang Warga Dusun VII, Desa Panca Arga, bernama Amol (56) kepada Awak Media mengatakan, sudah hampir 25 tahun lamanya jalan utama di Dusun VII, VIII dan IX tidak pernah tersentuh pembangunan jalan, padahal setiap rapat Musrenbang berulang kali sudah diusulkan dan dibahas, namun hasilnya tidak juga terealisasi.

 

“Hampir 3 kilometer jalan yang menghubungkan Desa Rawang Panca Arga yang menuju Kabupaten Batu Bara kondisinya rusak parah dan berlobang lobang serta berlumpur. Akibatnya aktivitas masyarakat dalam mengangkut hasil bumi padi dan sawit dari desa kami menjadi terhambat”, ujar Amol dengan nada kesal.

 

Sambil menangis, hal senada juga disampaikan Tutik (31) Warga Dusun VIII, Desa Panca Arga menyampaikan, sudah hampir 2 Minggu ini anak anak kami tidak dapat bersekolah, disebabkan jalan di rusak parah. Jangankan Kenderaan roda 2 atau 4, berjalan kaki saja sangat sulit untuk dilalui.

 

“Bapak boleh cek, bila dilihat jarak tempuh antara rumah dan sekolah anak kami yang mencapai hampir 8 kilometer, cukup sedih melihat anak anak sekolah pada saat berjalan kaki dijalan yang rusak sambil meninting sepatu sekolahnya. Untuk itu kami berharap kepada Bupati Asahan, H.Surya, BSc dan Kadis PUTR Asahan tolong lah dengar rasa peduli melihat nasib jalan Kami ini, apa Kami bukan Warga Kabupaten Asahan juga, Janganlah pilih kasih, jalan ada rumah pejabatnya trus diperbaiki, Kami Harap bukalah mata bapak, jangan hanya disaat butuh suara masyarakat dalam kepentingan politik bapak berjanji, namun setelah itu?. Untuk itu sekali lagi Kami harap kepada dapat segera memperbaiki jalan yang rusak parah ini. Kami gak butuh janji janji dari pemerintah, kami butuh jalan di Desa Kami segera diperbaiki”, ungkap Tutik dengan berlinang air mata.

( Dunan )

Artikel yang Direkomendasikan

Comment

error: Content is protected !!