oleh

Road-Show Silaturrahmi Ramadhan Wabub Rasyid Assaf Dongoran:Masa Depan Petani dan Pertanian Tapsel

Tapsel 1newstvgroup.com- Wakil Bupati Tapsel Rasyid Assaf Dongoran mengadakan Road Show Ramadhan dengan bertemu Dirjen Sarana & Prasarana merangkap Dirjen Perkebunan, Kementerian Pertanian RI, Dr Jamil Haharap,

Kepala Balai Karantina Pertanian Kls II Medan Lenny Hartati Hrp.SP,
Kepala Balai Besar Penyuluhan Pertanian Sumut-Kementan RI Ir.Agus Hrp dan Kadis Perkebunan Propinsi Sumut, Ir.lies Handayani Sir.MMA.(16-18 Apr 2022)

Dalam pertemuan yang penuh kekekeluargaan bagaikan Abang Adik dan Kakak, dibahas mengenai bagaimana pola pembangunan pertanian perkebunan masyarakat Tapsel kedepan di Tapsel bisa lebih di tingkatkan dan Petaninya bisa lebih sejahtera.

Dengan data dan potensi Pertanian Tapsel.Rasyid Assaf Dongoran mengatakan “70 persen Rakyat Tapsel adalah Petani.dan bagaimana agar Para Petani Tapsel berpikiran maju.

“Saya yakin , petani kami di Tapsel bukan tipe Petani Bantuan seperti yang selama ini di dengungkan sebagian orang , mereka katakan petani manja, sedikit sedikit minta bantuan, kalo duduk dan benih sawi pun minta bantuan, hehehhe…saya yakin tidak seperti itu., Saya masih optimis petani Tapsel itu pejuang dan malu menjadi petani cengeng, semoga lah,” tambah Rasyid

Selanjutnya, Rasyid mengatakan bahwa dirinya berdikusi pola pembangunan Kredit Usaha Rakyat Pertanian dengan Pak Dirjen dan pembangunan pertanian perkebunan rakyat jangka panjang, pola lainnnya

Dalam pertemuan yang diselingi canda diselingi sedikit adu Argumen dan kritik , sama-sama disadari pentingnya road-map atau rencana strategi (renstra) setiap komoditas atau master plan agar setiap langkah tahunan dalam upaya dan usaha meningkatkan investasi pertanian dan dampaknya dapat menjadi terukur, terarah dan berkesinambungan.

” Saya sudah pernah usulkan sejak 2021 awal tentang anggaran membuat Renstra /Master Plan Pengembangan Kopi Tapsel dan Renstra Pengembangan Perikanan Air Tawar Tapsel, tapi ternyata tidak berhasil di anggarkan” ujarnya datar

Pola pembangunan komoditas itu harus mampu kita jelaskan dan harus punya “chemistry” yang sama antara pemerintah pusat, pemerintah propinsi dan Pemkab

Ali Yusron Dgr.

Komentar