BNN Way Kanan Rehap Penyalahguna Narkoba Gratis!

Way Kanan Inewstvgroup.com– Dalam kunjungan kerja ke kabupaten Way Kanan Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Edi Swasono disambut Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya,Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan yang dalam hal ini di wakili Kasi Intel Pujiarto,SH.MH,besrta Forkompinda.

Edi mengatakan, angka real frekuensi nya ada 4000 warga yang terpapar barang haram narkoba itu, dan butuh segera diambil tindakan tegas dan tepat agar tidak semakin banyak yang menjadi korban, karena yang menjadi target pasar dari para bandar ini adalah pemuda yang sedang memasuki masa usia produktifnya.

“Jadi kalau estimasinya semakin banyak yang kita sembuhkan dan pulihkan dalam setahun 1000 saja, otomatis akan mengurangi permintaan narkoba yang ada di Way Kanan,” ujarnya, Sabtu (26/03/2022).

Edi kembali menjelaskan, strategi yang pihaknya ambil untuk mengatasi keadaan ini yaitu memfokuskan pada kegiatan rehabilitasi pengguna agar mereka dapat lepas dari jeratan narkoba dan dapat kembali ke keluarga dan masyarakat.

“Kenapa merehabilitasi, karena program rehab inilah formula yang paling tepat untuk mengurangi dan menurunkan potensi penyalahgunaan narkoba,” tuturnya.

Edi menambahkan, untuk target program BNNP kedepan yaitu di tahun 2026, Provinsi Lampung Zero Preferensi, dimana Zero Preferensi adalah angka keterpaparan masyarakat yang menyalahgunakan narkoba di Provinsi Lampung akan Zero alias nol, dengan tujuan menjadi Lampung Bersinar (Bersih Narkoba).

“Jadi nanti kalau kita tidak capai target kita akan evaluasi, berarti tidak konsisten Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) ini, berarti tidak amanah, karena ini sudah keputusan presiden dan menteri, ini bisa dituntut oleh rakyat, dan diawasi ombusdman juga, jadi untuk itu saya minta kepada teman-teman pers untuk mensosialisasikan kepada korban penyalahgunaan narkoba, bahwa BNN mempunyai kewajiban untuk merehab tanpa mempidanakan dan merahasiakan identitas dan rehab nya gratis,” tutupnya mengimbau. (Redâ„¢)

Artikel yang Direkomendasikan

Comment

error: Content is protected !!