oleh

Mengaku Ketua Korwil Sumut dari Media Harian Trib “Beking” Usaha Gas Elpiji 3 kg Bersubsidi Diduga Ilegal dan Sedot Ke Tabung 12 Kg Sudah Mulai Arogan dan Tak Takut Diberitakan di Media

Medan 1newstvgroup.com- Aneh di depan pintu masuk Agen Gas Elpiji berat 3 kg yang disubsidi ada tempat jual ES batangan, sementara tempat itu ada bangunan depan rumah menjadi gudang tabung gas elpiji di jalan Medan Batang Kuis Desa Sei Rotan persis depan gang gotong Royong Deli Serdang Sumatra Utara Wilkum Polsek Percut Si Tuan warga sudah mulai resah mencium bau gas yang sering melintas dibawah angin bila pemilik melakukan kegiatan tersebut.

Terkait usah agen Gas Elpiji Subsidi yang diduga di suntik 3 kilo gram.menjadi 15 Kilo gram tersebut Ilegal mendapat dukungan dari oknum Wartawan dari Harian Trib dan mengaku ngaku Ketua dan Korwil Sumatera Utara dari harian tersebut.

Patut diduga juga, ada 3 orang mengaku dari media harian dan satu diantaranya mengaku dari pensiunan polisi.

Awak media Rabu (9/03/202) sekira pukul 17,00 Wib datang dan mencoba memasuki ruangan tempat ketiga orang yang mengaku ketua korwil Sumutera Utara dari media Harian bersama pemilik agen Gas Elpiji inisial yang akrab dipanggil ibu Sup didapimpingi putranya dan asisten rumah tangga ,awak media ini memperkenalkan diri.

Namun saat memperkenalkan diri tiba -tiba yang mengaku Ketua dari Media Harian tersebut diwilayah Liputan Sumut itu mengampalnya dengan alasan mengatakan yang berkunjung ke sini wartawan yang UKW, “ucapnya sambil menunjukan kartu dari harian Trib yang sudah UKW.

Lanjut “Ia juga mengatakan jangan datang lagi kesini sambil menyodorkan uang 100 ribu dari dompet nya. Pemberian 100 ribu tersebut langsung ditolak awak media ini.,sambil mengatakan uang apa ini,”dijawab oleh oknum mengaku ketua wartawan Korwil Sumut dari dari media Harian, ini wilayah kami ujar ibu Sup ini merasa keberatan pada kalian, jadi jangan datang -datang lagi. Selanjutny sang pemilik Agen Gas Elpiji di duga Ilegal tesebut mengatakan kami serahkan pada Ketua ,begitu juga Ketua mengatakan kami serahkan pada ibu Sup pemilik usaha ,ujar nya. Perdebatan pun terjadi antara Ketua ,serta anak pemilik gas elpiji serta ibu Sup dengan awak media ini.Disebutkan ketua kami tidak mau kalian datang lagi,namun dijawab awak media ini mengatakan ini kan usaha ilegal karna ada laporan dari warga kami mau Kompirmasi dengan ibu pengusaha gas elpiji yang berat 3 kilo gram di duga di sulap menjadi 15 Kilo gram . Ini menjadi Kan Lokasi Tempatnya Pemilik Usaha Ilegal tersebut mensulap gas elpiji dari 3 kilo gram diduga di sulap menjadi 15 Kilo gram teesebut

Saat dikompirmasi ke warga tepatnya gang gotong Royong yang gak mau disebutkan namanya mengatakan kami disini sudah sangat resah “Bang, ini agen gas elpiji memang sombong dan arogan anaknya karena mungkin dekingnya sangat kuat, jadi tak pernah digerebek Polisi,Ujar warga.

Terkait kunjungan oknum wartawan dari media Harian dan mengaku ngaku Ketua ada kemungkinan diduga disebabkan menaikan Harga Gas Elpiji Non Subsidi maka oknum tersebut mendatangi Agen Gas Elpiji yang patut diduga Ilegal mencari angka angka setoran bulanan dengan menawarkan mampu membekapnya usaha ilegal tersebut ini akan menjadi Sebuah petaka kalu gas tersebut di duga di sulap seperti ini akan menimbulka bahaya bagi keselamatan warga sekitarnya.

Red

Komentar