oleh

9Jaksa Kejagung Ikut Kawal Kasus Indra Kenz

Jakarta Inewstvgroup.com– Sebanyak 9 jaksa ditunjuk untuk mengikuti perkembangan penyidikan kasus Indra Kenz, yang kini berstatus tersangka di kasus dugaan investasi bodong aplikasi Binomo.

Sembilan jaksa yang ditunjuk itu akan memberikan petunjuk pada kepolisian.
Sebanyak 9 jaksa ditunjuk untuk mengikuti perkembangan penyidikan kasus Indra Kenz, yang kini berstatus tersangka di kasus dugaan investasi bodong aplikasi Binomo. Sembilan jaksa yang ditunjuk itu akan memberikan petunjuk pada kepolisian.

“Sembilan orang JPU tersebut ditunjuk setelah Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum menerima SPDP dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri terhadap Dugaan Tindak Pidana

Judi Online dan atau Penyebaran Berita Bohong (hoax) melalui Media Elektronik dan atau
Penipuan/Perbuatan Curang dan atau Tindak Pidana Pencucian Uang atas nama IK,” kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana, dalam keterangan tertulis, Rabu (9/3/2022).
Kesembilan jaksa itu ditunjuk setelah Jampidum menerima SPDP Indra Kenz.

Sumedana mengatakan 9 jaksa itu akan memberikan petunjuk kepada kepolisian terkait materi penyidikan dan aset yang disita.
“Tim JPU akan mempelajari berkas perkara yang diterima dari penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI (Bareskrim Polri) pada saat Tahap I, dan memberikan petunjuk atas aset-aset yang telah disita dari IK dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam kejahatan yang disangkakan,” ungkapnya.

Dalam kasus ini, Indra Kenz disangkakan melanggar Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 27 ayat 2 dan/atau Pasal 45
A ayat (1) jo 28 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang
Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 3, Pasal 5, dan Pasal 10 Undang-
Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang,

Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 KUHP.
Sebelumnya, Bareskrim Polri mengungkap total kerugian yang dialami oleh korban
aplikasi Binomo dengan tersangka Indra Kenz mencapai Rp 25 miliar. Jumlah kerugian itu berdasarkan
keterangan 14 korban yang sudah dimintai keterangan oleh polisi.
“Update yang kami terima dari penyidik, total kerugian dari 14 korban yang sudah dimintai keterangan
sebanyak Rp 25.620.605.124,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli dalam jumpa
pers virtual, Rabu (9/3/2022).
Gatot juga menyampaikan Bareskrim Polri telah resmi menyita sejumlah aset milik Indra Kenz. Di
antaranya mobil Tesla, ponsel, hingga akun YouTube milik pemuda yang dijuluki crazy rich Medan itu.

“Sampai saat ini penyidik sudah melakukan penyitaan. Yang pertama bukti transfer, kemudian rekap
deposit, penarikan di Binomo, kemudian konten video dan YouTube dari Saudara IK,  kemudian printout legalisir dari akun YouTube milik IK, satu unit mobil Tesla, dan satu unit handphone,” Papar gatot.
(Red™)

Komentar