oleh

Mampukah Kapolsek Medan Area Memberantas Perjudian di Wilkumnya Sesuai Program Kapolri Memberantas Judi yang Meresahkan Masyarakat

Medan 1newstvgroup.com- Maraknya judi tembakikan yang Berlogokan PANDA ada di kota Medan yang bebas beropeasi siang hinga malam sampai sampai beromsetkan Puluhan juta permalamnya ini menjadi suatu pertanyaan bagi kalangan masyarakat kepada aparat penegak hukum di mana lokasi judi tembak ikan Yang merupakan yang di larang oleh semua umat ini beropeasi kembali
9-3-2022

Sepertinya pihak aparat penegak hukum mulai dari jajaran Polsek tidak berperan aktip dalam melaksanakan program program kapolri sesuai yang di tanda tanggani Kabag Reskrim Mabes Polri Tersebut bahkan Dianggap sebagai isapan jempol saja bagi kalangan aparat penegak hukum tersebut.

Kita sudah saatnya umat harus sadar untuk berperang memberantasnya perjudian ini jangan sampai ada menimbulkan bahaya bagi generasi muda nantinya apalagi saat civid 19 ini kita was was melanda kota Medan sudah masuk label 3 dan malah di tambah lagi judi judi yang ada di inti kota Medan seperti jalan R Hakim yang mau masuk Asia Mega Mas tepatnya depan Rumah makan Garuda samping kedai kopi judi ikan yang diatas terpasang Spanduk Kapolsek yang lagi mengucapkan Gong Xi Pacai judi Ikan dan Bola bola Berlogokan PANDA’ Wilkum Medan Area kota madya Medan Sumatra Utara.

Hitonisnya lagi Jalan SINGGA Samping ruko Asus depannya yang jual Es Tebu mesin yang sama juga Berlogokan PANDA’ Wilkum Medan area kecamatan Medan area Kotamadya Medan Sumatra Utara.

Ini membuat tidak ada berperan ya aparat penegak hukum mulai dari jaman ke jaman sampai saat ini tidak pernah ada di gubris penegak hukum Wilkum masing masing ini sebuah pertanyaan di saat masyarakat yang bertanya di Kompirmasi Jawaban nya selalu makasi Nanti Kita tindak lanjuti dan makasi atas Infonya itu selalu di jawab saat di Kompirmasi mengapa saat ini selalu judi tersebut tidak pernah di tindak atau pun di lanjuti oleh penegak hukum dan diduga ada permainan makanya tidak berani di tindak lanjuti.

AA 29

Komentar