oleh

Ir H Sahidin Anggota DPRD Fraksi PAN Sosialisasi Perda di Desa Kijang Rejo

Tapung 1newstvgroup.com- Anggota DPRD Provinsi Riau Ir H Sahidin melakukan Sosialisasi Perda (Sosper) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Perubahan Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 21 Tahun 2018 Tentang Penyelengaraan Kesehatan. Di Aula Desa Kijang Rejo Senin 28-02-2022.

 

Disampaikan H.Sahidin, kegiatan Sosper ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa ada aturan daerah yang mengatur tentang Kesehatan. Jadi kita memberikan pemahaman akan kesadaran masyarakat berkaitan dengan kesehatan daerah,” ujarnya.

 

Kesehatan yang dimaksud lanjut H.Sahidin, meliputi Kesehatan keadaan sehat baik secara fisik mental Spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomi .

 

Dengan adanya Sosper ini masyarakat dapat lebih memahami bagaimana cara mencegah menghindari atau mengurangi resiko dari dampak buruk akibat penyakit menular. harap H.Sahidin

 

Apalagi ada ketentuan sanksi administratif bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan sanksi administratif yang di maksud berupa

a. Teguran lisan

b. Teguran tertulis

c. Sanksi sosial

d. Denda administratif

Dengan Sosper ini semoga masyarakat tahu tentang bahaya kesehatan dan sanksi pelanggar protokol kesehatan” ucap Politikus PAN ini.

Dijelaskan H,Sahidin, dalam undang undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah di sebutkan dalam pelaksanaan desentralisasi daerah melakukan penataan guna untuk mempercepat peningkatan dan kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan indeks pembangunan manusia dengan peningkatan kesehatan pendidikan dan pendapatan masyarakat Sebab penyakit tidak mengenal batas usia status sosial dan jenis kelamin..

Anggota Komisi IV DPRD provinsi Riau ini berharap, Perda yang telah dihasilkan oleh DPRD Provinsi Riau bisa dipahami oleh masyarakat Riau secara menyeluruh tak terkecuali bagi masyarakat Kijang Rejo.Tapung Tugas kami sebagai lembaga legislatif memiliki kewenangan produk hukum. Jangan sampai regulasi yang sudah dihasilkan tapi tidak dipahami bahkan tidak diketahui masyarakat ucap.H.Sahidin.**

( Koto )

Komentar