oleh

Terkait Dugaan Penipuan Yang diduga dilakukan Oleh Mala dewi dan Komplotan nya.Keluarga Korban Tetap Akan melaporkan Ke APH

Waykanan Lampung Inewstvgroup.com–  Salah satu keluarga korban tetap ingin melanjutkan ini ke aparat penegak Hukum.

Dp saya akan tetap melaporkan untuk pelajaran agar kedepan tidak ada korban lain lagi.
Ini Sudah ada yang dipulangkan 50.000.000. (Lima Puluh Juta Rupiah) Tapi saya rasa ini tidak akan menghapus tindak pidana nya ujar dp 23-02-2022.

SR juga mengatakan.
“Pada pertengahan bulan 10-2021 Saya serahkan Uang sejumlah 40.000.000.(Empat Puluh Juta Rupiah Ke ibu mala di bandar lampung.
Halini Juga dibenarkan oleh bobi. Saat bertemu dirumah kediaman keluarga korban.

Menindak lanjuti keterangan korban , awak media Kompirmasi Kepada mala”. Dan Mala Memberikan Jawaban yang cukup mengesan kan.

Mala “Asalamualikm wr wb Saya tidak pernah merasa menerima uang dari siapapun dan apa bila ada bukti saya menerima uang saya siap- untuk mempertanggungjawabkan dan bila tidak ada bukti sebagai sumber media saudara akan saya laporkan terlebih dahulu termasuk media anda telah melampaui batas waktu hak sanggah saya tidak ada muat pada pemberitaan saudara berkenaan dengan hal tersebut saya sangat keberatan isi pemberitaan media saudara dan saya sebagai korban pencemaran nama baik di sertai pembunuhan karakter saya pun akan laporkan saudara ke Dewan Pers sebagaimana kewajiban media dalam waktu 1 x 24 Jam berita yang belum di verifikasi kebenarannya wajib melayani hak sanggah terimakasih atas informasinya saudara wasallam terimakasih.
Tutur mala Via pesan Singkat WhatSap.

Ditempat Terpisah AP Menyayangkan Tidakan atau ucapan Mala yang sama sekali tidak mencerminkan Seorang pendidik. Kalau berdasarkan Keterangan SR dan DP Jelas ini masuk ke unsur penipuan. Atau Gratifikasi
Pasal 12B ayat (1) UU No.31/1999 jo UU No. 20/2001, berbunyi
Setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap pemberian suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya, Tapi Untuk Lebih Jelas nya biarkan Polisi atau aparat yang berwenang menyelidiki keterlibatan Mala dan rekan rekan nya. Benar Salah, Itu wewenang Pengadilan. Dan Sehebat hebat nya orang , sepintar pintar nya orang kalau sudah diranah hukum akan ketauan juga bohong nya ,terkait alat bukti ,bukti rekaman dan pesan sikat Whatsap pihak korban ada tutup  Ap.
(Red™)

Komentar