Omicron Melampaui Delta di 6 Provinsi

JAKARTA INEWSTVGROUP.COM– Meski kasus terkonfirmasi harian COVID-19 di enam provinsi telah melampaui puncak varian Delta, Pemerintah telah berhasil mengendalikan Angka Hunian Tempat Tidur (BOR), kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

“Ada enam provinsi dan 37 kabupaten/kota yang melampaui (kasus terkonfirmasi COVID-19) puncak varian Delta. Provinsi tersebut adalah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Papua. Sedangkan BOR di enam provinsi tersebut sebagian besar sekitar 30 persen dibandingkan puncak Delta,” kata Menkeu dalam keterangan pers usai mengikuti rapat terbatas evaluasi pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Senin (02/02/ 14).

Namun, tambahnya, provinsi Jabodetabek dan Bali mengalami lonjakan tingkat BOR yang berada pada kisaran 40 hingga 50 persen. Meski demikian, kasus terkonfirmasi di dua provinsi tersebut diproyeksikan menurun dalam beberapa pekan mendatang.

Menhub menyampaikan kepada masyarakat bahwa varian Omicron yang sangat menular memang menginfeksi lebih banyak orang daripada varian Delta, namun memiliki tingkat rawat inap yang lebih rendah daripada varian Delta. Jumlah tempat tidur rumah sakit yang khusus diubah untuk merawat pasien COVID-19 juga lebih rendah dibandingkan puncak Delta.

“Anda tidak perlu khawatir karena 27.000 pasien COVID-19 di rumah sakit hanya menempati 22 persen dari total 120.000 tempat tidur yang didedikasikan untuk merawat pasien COVID-19. Secara total, Indonesia memiliki 400.000 tempat tidur rumah sakit yang 120.000 di antaranya didedikasikan untuk pasien COVID-19. Saat puncak Delta, ditempati 100.000 tempat tidur, tetapi sekarang jumlahnya hanya 27.000, ”katanya.

Dalam kesempatan itu, Budi mengumumkan bahwa layanan telemedicine untuk pasien COVID-19 akan segera tersedia bagi mereka yang tinggal di luar pulau Jawa dan Bali.

“Kami telah memberikan layanan telemedicine kepada 350.000 orang dan menyediakan obat-obatan kepada 100.000 orang. Berdasarkan arahan Menko Perekonomian, layanan tersebut juga akan tersedia di wilayah luar Jawa dan Bali pada pekan ini,” ujarnya.

Menteri juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya vaksinasi dan menghimbau agar masyarakat menerima suntikan termasuk suntikan booster.

“(Sekitar) 60 persen dari kematian COVID-19 adalah orang yang tidak divaksinasi sebagian atau seluruhnya, 60 persen pasien yang dirawat di unit perawatan kritis dengan COVID-19 tidak divaksinasi sebagian atau seluruhnya. Oleh karena itu, setiap orang harus segera mendapatkan dosis penuh,” ujarnya.
(Red™)

Artikel yang Direkomendasikan

Comment

error: Content is protected !!