oleh

Diduga Kuat Toko Bina Karya Tani. Kiyos Pupuk Desa Bumi Agung. Kecamatan Bumi Agung Waykanan. Melanggar Ketentuan Pemerintah

WAYKANAN INEWSTVGROUP.COM| Berawal dari keluhan masyarakat desa bumi agung. Yang disampaikan Kepada EXSEKUTIP BADAN PENELITIAN ASET NEGARA (LEMBAGA ALIANSI INDONESIA) Bahwa Petani merasa kesulitan mendapatkan pupuk , bahkan pupuk yang memang milik petanipun harga nya melambung tinggi

Hampir sama dengan harga pupuk nonsubsidi.

Untuk menindak lanjuti impormasi keluhan petani tim dari BADAN PENELITIAN ASET NEGARA
Turun langsung kepetani dan kerumah rumah ketua kelompok tani. Pada hari Senen tanggal 09 Januari 2022.Sampai dengan hari Selasa Tanggal 10 Januari 2022. Yang juga didampingi Awak media.

Dari dua kelompok Tani mengatakan
” AG (45) Ya kami membeli pupuk Sepasang dikiyos pupuk bumi agung Harga nya 285,000/Pasang,Pupuk orea dan Pupuk merah jelas nya.

Ditempat terpisah EXSEKUTIP BADAN PENELITIAN ASET NEGARA/LEMBAGA ALIANSI INDONESIA (LAI) menemuwi,KTR (60) Yang juga sebagai ketua kelompok tani.
“Kami Membeli pupuk sepasang harga nya 280.000.Putih merah jelas nya.

Berdasarkan ketentuan yang ditetapkan Pemerintah.” Harga Eceran Tertinggi (HET)
Harga Pupuk Subsidi
Jenis Pupuk Subsidi Harga 2020 (Rp) Harga 2021 (Rp)
Pupuk Urea 90.000 per 50 kg (1.800 per kg) 112.500 per 50 kg (2.250 per kg)
Pupuk ZA 70.000 per 50 kg (1.400 per kg) 85.000 per 50 kg (1.700 per kg)
Pupuk SP-36 100.000 per 50 kg (2.000 per kg) 120.000 per 50 kg (2.400 per kg)
Pupuk NPK 115.000 per 50 kg (2.300 per kg) 115.000 per 50 kg (2.300 per kg)
Diduga kuat melanghar ketentuan yang ada

“Selanjut nya Sebagai Lembaga Pengawasan. Untuk memastikan kebenaran Impormasi, tim menuju kediaman Pemilik kiyos Pupuk didesa bumi Agung.Untuk memastikan impormasi dari petani. Tapi sangat disayangkan yang bersangkutan tidak berkenan menemuwi.

Di kediamana nya diduga Pemilik kiyos Sewardi sengaja menutup nutupi harga pupuk bersubsidi. Ini dibuktikan dengan tidak mencantumkan harga resmi pupuk subsidi dipapan impormasi kiyos milik nya.

Disinyalir halini sengaja dilakukan agar bisa leluasa mengambil keuntungan dari pupuk subsidi, untuk memperkaya diri.

Menurut Ketua Aliansi Lembaga Indonesia
Berdasarkan hasil penelusuran dan menyimak dari beberapa petani. Didesa bumi agung . Bahwa yang menyangkut bantuan pemerintah termasuk pupuk bersupsidi, bibit dan obat ,ini tersetruktur dan dikendalikan oleh para mafia didalam nya.

Ini dibuktikan dari jawaban ketua gapoktan
Yang mengatakan semua tiadak tau bahkan jumlah kuota pupuk yang masuk didesa bumi agung pun saya tidak tau ujar nya.Bahkan untuk menunjukkan RDKK(Rencana Defenitip kebutuhan kelompok pun tidak ada.

Lebih lanjut ketua GAPOKTAN Mengatakan Itu paklurah tau semua pungkas nya.

Selanjut nya rombongan menuju kediaman kepala desa untuk memastikan berapa jumlah kuota pupuk didesa nya. Kepala desa bumi agung pun mengatakan tidak tau. Selanjut nya tim meminta bantuan agar sebagai kepala desa bisa menemukan tim dengan pemilik kiyos pupuk.Tapi sangat disayangkan kepala desa terkesan sengaja mempermainkan dan melindungi pemilik kiyos pupuk.

Ketua Badan Penelitian Aset Negara Meminta Kepada Aparat Penegak Hukum (APH) Agar dapat menindak lanjuti dugaan pelanggaran hukum
Yang melibatkan Gapoktan dan Kiyos, secara terbuka. Karna Polisi kejaksaan Punya pungsi pengawasan dan penindakan Tutup nya.

Untuk diketahwi. Tim dalam Melakukan Pengawan sudah memberitaukan Kepada Kapolres Waykanan
Dan Kapolsek Bumi Agung Via Pesan singkat WhatSap.

(Redaksi & tim)

Komentar